Vitamin
Definisi
Senyawa organik esensial yang dibutuhkan dalam jumlah kecil untuk fungsi fisiologis normal. HealthKit dapat melacak asupan berbagai vitamin.
Mengapa Itu Penting
Vitamin sangat penting untuk: - Metabolisme dan produksi energi - Fungsi kekebalan tubuh - Pertumbuhan dan perbaikan sel - Kesehatan tulang - Fungsi sistem saraf - Perlindungan antioksidan
Vitamin Larut Lemak
Disimpan dalam lemak tubuh; dapat terakumulasi hingga tingkat beracun.
Vitamin A
- Fungsi: Penglihatan, fungsi kekebalan tubuh, kesehatan kulit
- RDA: 700-900 mcg RAE/hari
- Sumber: Hati, produk susu, sayuran berwarna oranye/kuning
- Defisiensi: Rabun senja, disfungsi sistem imun
Vitamin D
- Fungsi: Penyerapan kalsium, kesehatan tulang, fungsi kekebalan tubuh
- RDA: 600-800 IU/hari (lebih tinggi jika terjadi defisiensi)
- Sumber: Sinar matahari, ikan berlemak, makanan yang diperkaya
- Defisiensi: Kelemahan tulang, kelemahan otot
Vitamin E
- Fungsi: Antioksidan, fungsi kekebalan tubuh
- RDA: 15 mg/hari
- Sumber: Kacang-kacangan, biji-bijian, minyak nabati
- Defisiensi: Kerusakan saraf (jarang terjadi)
Vitamin K
- Fungsi: Pembekuan darah, metabolisme tulang
- RDA: 90-120 mcg/hari
- Sumber: Sayuran berdaun hijau
- Catatan: Berinteraksi dengan pengencer darah
Vitamin Larut Air
Tidak disimpan; perlu asupan rutin. Kelebihan vitamin ini akan dikeluarkan melalui urine.
Vitamin Kompleks B
| Vitamin | Fungsi | RDA |
|---|---|---|
| B1 (Tiamin) | Metabolisme energi | 1,1-1,2 mg |
| B2 (Riboflavin) | Energi, fungsi sel | 1,1-1,3 mg |
| B3 (Niasin) | Energi, perbaikan DNA | 14-16 mg |
| B5 (Asam Pantotenat) | Sintesis hormon | 5 mg |
| B6 | Metabolisme protein, otak | 1,3-1,7 mg |
| B7 (Biotin) | Metabolisme | 30 mcg |
| B9 (Folat) | Pembelahan sel, DNA | 400 mcg |
| B12 | Fungsi saraf, DNA | 2,4 mcg |
Vitamin C
- Fungsi: Antioksidan, sintesis kolagen, dukungan kekebalan tubuh
- RDA: 75-90 mg/hari
- Sumber: Jeruk, beri, paprika, brokoli
- Defisiensi: Scurvy/skorbut (jarang terjadi)
Pertimbangan Pelacakan
- Aplikasi pencatat makanan memperkirakan asupan vitamin dari makanan
- Suplemen harus dicatat secara terpisah
- Akurasi tergantung pada kualitas basis data makanan
- Bioavailabilitas bervariasi menurut sumber dan individu
